Pelantikan Bidan Unika St. Paulus, Bupati: Peran Vital Bidan dalam Melahirkan SDM di Manggarai

Bupati mengemukakan, dalam rangka mencapai cita-cita sumber daya manusia unggul bidan menjadi satu dari tonggak awal, “salah satu misi Presiden untuk tahun depan adalah pengembangan sumber daya manusia. Bidan mengurusi sumber daya manusia, bahkan jauh sebelum manusia itu lahir”

Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, S.H., M.H., menghadiri acara angkat sumpah dan pelantikan Ahli Madya Bidan bertempat di Aula De Lelis, FIKP Unika St. Paulus, Ruteng pada hari Senin (18/11). Bupati bicara tentang peran vital bidan dalam menjadi stake holder kesehatan dan menentukan kualitas sumber daya manusia di Manggarai.

Bupati mengemukakan, dalam rangka mencapai cita-cita sumber daya manusia unggul bidan menjadi satu dari tonggak awal, “salah satu misi Presiden untuk tahun depan adalah pengembangan sumber daya manusia. Bidan mengurusi sumber daya manusia, bahkan jauh sebelum manusia itu lahir”

Bidan mengurusi manusia pada saat pembuahan, sementara saya mengurus manusia yang sudah berbuah, tugas bidan lebih berat,” kelakar Bupati Manggarai yang disambut tawa hadirin.

Namun, dalam rangka pengembangan kesehatan sekali lagi Bupati memberi pesan akan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam bekerja sama membangun taraf kesehatan di Manggarai.

Menyambung penyampaian Bupati Deno, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, drg. Dominikus Minggu Mere, M.Kes., juga menekankan kerjasama kolaboratif dalam mengejar kerja optimal bidan. Katanya, harus ada kerja sama dari pemerintah, instansi terkait, dan lembaga pendidikan untuk mencapai kinerja yang lebih baik itu.

Lebih lanjut, ia menjelaskan dalam rangka mencapai derajat kesehatan yang lebih tinggi, Manggarai perlu menambah tenaga kesehatan yang sudah ada. Karena itu, pendidikan lanjut dan peningkatan kualitas pelayanan perlu dilakukan di berbagai tempat khususnya di desa-desa. Secara spesifik, ia menyampaikan masih perlunya menambah tenaga kesehatan di bidang gizi untuk bisa melengkapi kerja para bidan. Terlebih atas fokus pemecahan masalah kesehatan pemerintah provinsi saat ini dalam pencegahan stunting.

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan dan Pertanian, Pater David Jerubu, M.A., menyampaikan dalam rangka mencapai optimalnya kerja bidang kesehatan, Unika St. Paulus sudah berusaha sebaik mungkin, salah satunya dengan meningkatkan mutu pendidikan di bidang kesehatan. Salah satu indikatornya, katanya, adalah capaian akreditasi B yang diperoleh FIKP dalam waktu yang relatif singkat. Untuk diketahui, sebelum menjadi Fakultas pada tahun ini (26/05), Stikes St. Paulus sudah memperoleh pengakuan akreditasi tersebut.

Dalam menindaklanjuti programnya memajukan mutu pendidikan, aku pater David, Unika St. Paulus sudah menyusun rencana untuk menambahkan program pendidikan S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan.

Pada kesempatan itu juga, Dekan FIKP menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian pemerintah dalam memberi bantuan kepada FIKP (saat masih berstatus Stikes), dengan memberikan sumbangan dana sebesar 1,5 Milyar rupiah untuk pembangunan gedung. Katanya, ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi dan perhatian pemerintah untuk memajukan dunia pendidikan, dan tentunya kesehatan itu sendiri. (YJ)

Tim Humaspro Manggarai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *