Pemkab Manggarai Kerahkan ASN untuk Tanggulangi Kebakaran

Kegiatan ini diawali dengan Apel Siaga Pemadam Kebakaran Hutan yang dipimpin langsung oleh Dandim 1612/Manggarai bertempat di halaman Villa Ria Golo Lusang. Selanjutnya, para ASN Pemkab bersama Polisi, TNI, personil BUMN/ BUMD, tim KSDA Wilayah II Ruteng dan masyarakat bekerja untuk menanggulangi kawasan terbakar.

Pemeritah Kabupaten Manggarai melalui surat Nomor 005/HMS/099/X/2019 mengerahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Kabupaten untuk terlibat dalam kerja penanggulangan kawasan kebakaran di Poco Nggolong Tede, Waso, Langke Rembong pada Kamis (24/10/2019).

Kegiatan ini diawali dengan Apel Siaga Pemadam Kebakaran Hutan yang dipimpin langsung oleh Dandim 1612/Manggarai bertempat di halaman Villa Ria Golo Lusang. Selanjutnya, para ASN Pemkab bersama Polisi, TNI, personil BUMN/ BUMD, tim KSDA Wilayah II Ruteng dan masyarakat bekerja untuk menanggulangi kawasan terbakar. Proses penaggulangan terbantu oleh hujan yang turun pada hari itu.

Kebakaran hutan diketahui terjadi pada hari Selasa (11/10/2019). Namun, akibat kekeringan dan tiupan angin membuat ‘si jago merah’ menyebar dengan cepat.

Hari Rabu, Bupati Manggarai Dr. Deno Kamelus, SH. MH., bersama Wakil Bupati Drs. Viktor Madur meninjau langsung lokasi kebakaran. Bupati memerintahkan supaya para personil diberi perlengkapan kerja dan keselamatan. Ia juga memberi himbauan untuk memastikan keselamatan tim pemadam.

Untuk memastikan keselamatan personil pemadam, Dandim 1612/Manggarai Letkol Inf. Rudy Markiano Simangunsong, S.Sos membangun posko di lokasi Villa yang menjadi titik masuk tim pemadam.

“Semua terdata, nggak boleh ada yang masuk ke sana (hutan, red) sebelum terdaftar di posko,” tegasnya.

Setiap tim akan dipandu oleh minimal satu orang personil yang sudah menguasai lokasi, sementara pusat komando akan menkoordinir dari posko, tambahnya.

Untuk menambah personil, Bupati melalui Sekretariat Daerah memerintahkan setiap Perangkat Daerah supaya menugaskan para ASN untuk ikut berpartipasi dan membawa perlengakapan kerja masing-masing.

Dilansir dari Pos-Kupang.com (baca: Hutan Lindung), hasil koordinasi dengan Heri Suhery, Kepala Bidang KSDA Wilayah II Ruteng luasan hutan yang terbakar 5 hektar.

Hingga kini, masih belum diketahui secara penyebab kebakaran. Polres Manggarai masih melakukan proses penyelidikan untuk mencari tahu penyebab kebakaran hutan ini. (YJ)

Tim Humaspro Manggarai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *