• 082235607110
Umum
Satu Pasien Dengan Kategori PDP Covid-19 di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng

Satu Pasien Dengan Kategori PDP Covid-19 di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng

Satu orang pasien dengan kategori Pasien Dalam Pengawasan atau PDP Covid-19 telah diisolasi di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng. Pria berusia 44 tahun ini, yang adalah PDP Covid-19 yang pertama di Rumah Sakit milik Pemerintah Kabupaten Manggarai itu.

Juru Bicara Komando Tugas Pencegahan dan Penanganan Virus Corona Kabupaten Manggarai/Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Manggarai, Lodovikus Moa, menjelaskan bahwa pada hari ini, Selasa (24/3) pagi pasien tiba di RSUD Ben Mboi Ruteng, diantar keluarganya. Pasien tersebut mengalami keluhan berupa kesadaran menurun dan sempat mengalami sesak napas.

“Selama ini pasien ini bekerja di Surabaya, dan sejak bulan Februari 2020 yang lalu dirinya mengalami sakit dengan keluhan demam, nyeri kepala dan maag, serta dirawat di Rumah Sakit di Surabaya. Seminggu yang lalu pasien ini dibawa pulang ke Manggarai, lalu mengisolasi diri di rumah. Namun sejak 5 hari yang lalu pasien ini mengalami keluhan batuk,” jelas Lodovikus.

Ditambahkannya, saat ini keadaan umum pasien tersebut dalam kondisi lemah; sudah diperiksa di Laboratorium dan Radiologi pada BLUD RSUD Ben Mboi Ruteng. “Pasien telah dirawat di ruangan Isolasi di BLUD RSUD Ben Mboi dan rencananya akan dirujuk ke RS Komodo, Labuan Bajo,” tutur Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Manggarai ini.

Terkait kondisi PDP tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai telah melakukan langkah-langkah antisipatif dengan menghimbau pihak keluarga untuk diperiksa dan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari ke depan.

Butuh Alat Perlindungan Diri (APD)

Pada kesempatan yang sama, Lodovikus Moa menyampaikan harapan agar Kabupaten Manggarai segera mendapatkan APD atau Alat Perlindungan Diri, sehingga tenaga kesehatan yang menangani pasien dengan keluhan yang mirip dengan gejala infeksi Covid-19 tidak terpapar.

“Kami berharap juga pemerintah pusat, propinsi secepatnya mem-back up Pemerintah Kabupaten Manggarai untuk menyediakan atau mengadakan APD,” ujar Ludovikus.

Tercatat 6 ODP (Orang Dalam Pemantauan) dan 1 PDP Covid-19 di Kabupaten Manggarai. Tidak ada pasien yang Corona Positif sampai saat ini. (*)

Tim Protokol Manggarai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *